SUKSES-SUKSES ADALAH-SUKSES MUDA-SUKSES WIRAUSAHA-SUKSES AREA-SUKSES SEHAT-SUKSES INFO-MOTIVASI SUKSES-KISAH SUKSES-SUKSES BLOGGER-SUKSES BISNIS-SUKSES SUKSES TEKNOLOGI-SUKSES INTERNET-SUKSES PARIWISATA-SUKSES FINANCIAL-SUKSES SPRITUAL
SUKSES AREA ARTIKEL
Minggu, 30 Januari 2011
Smartphone Android Bisa Jadi Satelit Luar Angkasa
KOMPAS.com — Ponsel android mungkin kelak tak hanya berfungsi sebagai smartphone atau ponsel pintar. Sebuah perusahaan pengembang satelit di Inggris punya rencana edan karena berencana menggunakan ponsel android sebagai otak satelit.
Percobaan tersebut saat ini sedang dilakukan oleh Surrey Satellite Technology Limited (SSTL) di Guildford, Inggris, sebagai bagian dari inisiatif menggunakan kemajuan teknologi untuk membuat biaya satelit menjadi lebih murah.
Ide dari proyek ini memang masuk akal. Sebagaimana dilansir BBC, pihak SSTL menilai smartphone modern sangat luar biasa setelah dilengkapi prosesor 1 GHz dan memiliki memori yang berkapasitas besar, apalagi ponsel android yang memiliki slot SD card tambahan.
Dalam hal ini, sebuah smartphone sebanding dengan komputer mini—dengan catu-daya mandiri, antarmuka input-output, dan komunikasi radio—artinya sangat mirip dengan komponen utama sebuah satelit. Bedanya, satelit membutuhkan hardware yang telah dirancang khusus langsung pada tingkatan CPU, peralatan elektronik yang memiliki ketahanan yang memadai untuk berada di ruang angkasa dan sistem piranti genggam—yang secara keseluruhan, biaya proses perancangan dan pembuatan satelit menjadi sangat mahal.
Untuk misi ringan dan sederhana, sebenarnya nano-satellite (satelit mini) sudah jauh lebih murah dibandingkan dengan satelit biasa—terutama biaya pengiriman ke angkasa. Namun, inovasi yang dikembangkan oleh SSTL ini akan naik setingkat di atasnya, yaitu dengan mengombinasikan satelit berukuran nano dengan smartphone.
SSTL sama sekali tidak akan melakukan perubahan atau penyesuaian apa pun pada smartphone berbandrol resmi 450 dollar AS yang dipakai. Mereka hanya akan mengaitkannya pada sirkuit satelit dengan menggunakan konektor standar. Sebuah kamera akan dipasang di dalam satelit (STRaND 1) yang menghadap ke layar smartphone untuk memastikan satelit berfungsi dengan baik dan mepermudah pengawasan dari markas.
Bagaimana cara kerjanya?
Pertama, STRaND akan bekerja menggunakan kemampuan elektronik dan kontrol perangkat kerasnya sendiri, lalu akan membawa peralatan eksperimen lain, termasuk kamera yang akan mengambil gambar bumi dari atas.
Selanjutnya STRaND akan memeriksa apakah handphone android masih berfungsi atau tidak. Jika perfungsi, handphone android akan mengambil alih kendali (diakui oleh SSTL, untuk fungsi ini mereka merancang aplikasi khusus yang diinstalasikan di dalam handphone android). Selanjutnya, satelit yang sudah diambil alih sepenuhnya oleh handphone android akan megatur posisi dengan menggunakan fungsi GPS yang ada di dalamnya, lalu mengendalikannya dengan gyros dan plasma jet mini. Handphone juga akan mengambil gambar satelit itu sendiri dari orbitnya.
Doug Liddle, Kepala Lab Sains SSTL, menjelaskan, mereka telah melakukaan uji terhadap handphone android di dalam ruang kedap udara di bumi untuk mengetahui apakah handphone tahan jika nanti terpapar kondisi yang tidak sama dengan bumi. Handphone Google android dinyatakan lolos—diperkirakan akan tahan berada di ruang angkasa selama setahun non-stop. Doug dan kelompoknya meyakini, peluncuran pertama yang akan diselenggarakan kuartal ketiga tahun ini akan berjalan dengan baik.
Mengapa temuan ini menarik? Jika eksperimen ini berhasil, akan ada babak baru dalam dunia persatelitan dengan biaya yang lebih hemat—hingga ratusan ribu poundsterling (dari sekitar 10 juta poundersterling) untuk misi-misi sederhana yang kecil. Teknologi satelit semakin penting peranannya dalam kehidupan kita di masa-masa yang akan datang. Tentu saja penemuan ini sangat penting dan strategis. (KOMPASIANA/Gusti Bob)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Populer Posting
-
Tukaran Link Yuk:_) Keberadaan link sangat penting terhadap peringkat kemunculan halaman web di internet. Bagaimanakah arus link di dala...
-
Tawon Mampu Produksi Mobil 50 Unit Setiap Bulan REPUBLIKA.CO.ID,RANBGKASBITUNG--Produksi mobil bermerk Tawon buatan pabrik PT Super Gasind...
-
Beberapa waktu lalu, Yahoo! Indonesia menggelar kopi darat dengan sejumlah blogger dan penggiat di dunia internet Indonesia. Semacam syuku...
-
Pernahkah anda memikirkan mengapa seseorang bisa menjadi milyuner sementara banyak orang lainnya tidak? Apa sebenarnya yang membedakan ant...
-
Nama perusahaannya mungkin terdengar lucu, Wahaha. Namun berkat perusahaan inilah Zong Qinghou menjadi orang terkaya di China saat ini. ...
-
Candytech mencatat pengguna Facebook asal Indonesia hampir mencapai 34 juta anggota. Logo Facebook (izismile.com) VIVAnews - Penggu...
-
NowGoogle.com Adalah Multiple Search Engine Popular merupakan artikel dari bakabon untuk dukungan kepada nowGoogle sebagai Multiple Search...
-
Saya dapat kata-kata bersyukur ini dari sumbernya facebook yang ditulis temen grup saya karena saya banyak sekali gabung banyak grup diface...
-
Pertumbuhan pengguna layanan jejaring sosial dan komunitas di Indonesia sangat pesat belakangan ini. Tak heran jika kemudian sejumlah operat...
-
Adam Khoo : Dia orang Singapura. Waktu kecil, ia adalah penggemar berat games dan TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main...
Mengenai Saya
- M.Bayu Aji
- Life is a success, success if we can always grateful grace of God every second every time, or success if we can share the happiness of others, success is because of Life was created by God with full success:-)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar